Cari Blog Ini

Sabtu, 15 Februari 2020

Suara Anak Jalanan

   
Bau-bau berakhirnya Otsus sudah tercium, wahai penguasa negeri Papua dan Papua Barat apa yang sedang kamu rancangkan dan apa yang kamu berpikir jangan masa apatislah. Skenario kolonial sedang rancangkan dimana-mana untuk menguasai negerimu kedua kali lagi. Tak sadarkah kamu bahwa mereka menguasai negerimu seperti ular melilit mangsa. Jangan disaat waktunya tiba barulah mencucurkan air mata kebohongan diatas penderitaan orang lain. Anak cucumu tidak tahu apa itu otsus apa itu pembangunan tetapi mereka mau kamu menjamin dan dikasih makan dengan baik tetapi 24 tahun tidak pernah mereka  merasakan itu yang ada hanya penderitaan dan air mata. Tempat main mereka digusur, tempat tidur mereka dibakar orang tua mereka dibunuh saudara mereka dianiaya dibunuh kampung halaman mereka diusir. Selama 24 tahun ini begitu saja, hidup yang harmonis persatuan dan kesatuan cinta kasih bersama teman dan keluarga tidak pernah merasakan. Mereka hidup dengan hasil ladang merekalah jadi jaminan hidup.

    Kurcaci negeri ini mereka senang karena meramas hasil hingga habis seperti ramas susu sapi, jangan bangga karena kamu dikasih pembangunan jembatan, rumah jalan trans itu tidak akan pernah hapus amarah OAP hingga Tuhan yesus datang kedua kali. Penguasa papua dan papua barat apa yang kamu berpikir secara sungguh-sungguh jika otsus ini berakhir 2021. Apakah kita akan pindah ke negeri orang lain, ataukah sudah siapkan lahan baru untuk jamin hidup keluarga. Karena lahan lama dikuasai hama dan tikus sampai terjadi kelaparan dan kematian balita, anak, remaja hingga dewasa.
    Dilihat dari jumlah penghuni negeri yang dulunya 5/4 juta penduduk kini kurang 3/2 juta lebih penduduk. Apakah ini mati karena penyakit? Atau hilang ditelan alamnya sendiri? Negerimu adalah milik anak cucu bukan milik orang lain paham dan camkan itu dengan cermat. H-1 tandanya bahwa puncak terlaksananya kegiatan atau berakhirnya rancangan sesuatu kini kita berada di 2020 tidak terasa 2021 akan berakhir dengan cerita yang baik atau buruk ada pada OAP. Rakyat kecil yang ada di kampung tidak tahu otsus akan berakhir tahun 2021. Mereka tahu hanya besok makan apa lusa makan apa? Sibuk dengan pekerjaan sehari-hari mereka ternyata kamu yang menyembunyikan semua ini. Tak sadarkah kamu bahwa jaminan kamu tidak 100% kamu kelola ekor ditahan oleh kolonial kamu pegang kepala. Orang senang diatas penderitaan orang lain itu dosa besar di mata TUHAN. setelah berakhir Otsus ini kesan baik apa yang akan kita ceritakan kepada generasi bahwa kami sudah kaya, sukses, pintar semua kebohongan semata. Jangan pernah cerita bahwa barang yang kamu tidak buat dan kerja punya ceritakan  ke generasi itu bukan jantan. Sekilas teguran keras ini semoga menjadi pekerjaan rumah yang harus kamu kerja selama satu tahun ini. jika tidak kamulah yang aktor penderitaan orang papua selama ini. Gubernur, DPR, MRP, Para Bupati, dan Walikota, se-tanah papua dan Papua barat “jadilah terang dan garam bagi semua orang”.